Indonesia merupakan negara dengan
kepadatan penduduk yang tinggi. penduduk Indonesia pada tahun 2013 tercatat sebesar 242
juta jwa dan menempati peringkat empat sebagai negara terpadat di dunia. Sumber
daya manusia yang banyak tersebut dapat menjadi hal yang buruk jika tidak kita
tanggapi dengan positif. Seperti yang telah kita ketahui, manusia memiliki
kebutuhan akan dirinya, mulai dari kebutuhan primer, sekunder, hingga tersier.
bahkan jika kita lihat perbandingan dari zaman dulu hingga sekarang, kebutuhan
sekunder bisa saja menjadi kebutuhan primer, dan kebutuhan tersier bisa saja
menjadi kebutuhan sekunder.
Pada zaman ini, kita dihadapkan pada situasi ekonomi global yang
tidak stabil. Negara-negara maju di eropa mengalami hambatan akibat krisis yang
tidak jelas asalnya. Negara-negara berkembang sulit untuk membangkitkan ekonomi
yang sudah terlanjur bobrok. Hal tersebut merupakan tantangan tersendiri bagi
setiap negara dalam mengelola sumber daya yang dimiliki. Sumber daya alam yang
melimpah dan sumber daya manusia yang mumpuni harus segera dimanfaatkan dengan
baik agar hambatan-hambatan ekonomi yang terus menjadi penghalang bagi
kesejahteraan manusia dapat kita hapus dan mulai mencari titik terang baru demi
masa depan negara yang baik.
Sumber daya yang dimiliki Indonesia tidak sebatas sumber daya
alamnya saja, akan tetapi Indonesia juga memiliki sumber daya manusia yang
bagus dan siap turut serta membangun negara Indonesia menjadi negara maju. Menurut
pakar kependudukan dan lingkungan hidup, pada tahun 2030 jumlah penduduk
Indonesia akan mencapai 295 juta jiwa, dan pada 2032 diprediksi akan mengalami
kenaikan kembali menjadi 300 juta jiwa. Mayoritas dari jumlah penduduk ini adalah kaum muda. Artinya, kita sebagai kaum
muda sudah harus mulai mempersiapkan masa depan agar ketika jumlah kaum muda
semakin banyak, kita bukan menjadi hambatan bagi kemajuan negara melainkan
menjadi penguat bagi kemajuan negara. Dalam hal ini, pemerintah juga harus memiliki
peran serta dalam membangun potensi sumber daya manusia khususnya kaum muda
agar nantinya bibit-bibit inilah yang akan menjadi gerbang depan kemajuan
negara Indonesia.
Upaya kemandirian Indonesia dapat
dilakukan dengan berbagai jalan. Salah satunya adalah berwirausaha. Hal
terpenting yang harus dimiliki dalam berwirausaha adalah “keberanian”. Dengan
segala macam resiko dan kemungkinan membuat kita untuk berani merancang
strategi dalam berwirausaha. Wirausaha merupakan salah satu cara yang tepat dalam
membangun kemandirian Indonesia. Lahan pasar yang luas, tingkat konsumsi yang
semakin meningkat, serta keahlian setiap penduduk di berbagai bidang dapat
menjadi peluang wirausaha yang sangat bagus. Untuk itu perlunya pemerintah
mencanangkan pendidikan berwirausaha kepada masyarakat agar masyarakat mau
bergerak menjalankan apa yang mereka kuasai dan cintai menjadi hal yang
bermanfaat bagi mereka dan bagi masyarakat lain. Jika minat berwirausaha
masyarakat dapat kita kembangkan, maka bukan hal yang tidak mungkin jika negara
Indonesia dapat menjadi salah satu negara maju di dunia.
Budaya konsumsi masyarakat Indonesia yang terbilang tinggi sangat
memungkinkan untuk diberdayakannya upaya kemandirian dalam berwirausaha.
Wirausaha bukan lagi menjadi hal yang asing di Indonesia. Sulitnya mencari
lapangan pekerjaan, mengenyam pendidikan karena faktor biaya, hingga
membeludaknya angka pengangguran di Indonesia menjadi alasan penting untuk
berwirausaha dan menciptakan lapangan pekerjaan baru. Sebagai generasi muda yang
masih memiliki kreativitas dan pemikiran-pemikiran inovatif, sudah sewajarnya
jika kita bergerak membantu masyarakat dalam mewujudkan kemandirian Indonesia
melalui wirausaha.
Kita sebagai kaum muda seharusnya bangga masih
memiliki tubuh yang sehat, harapan akan masa depan yang cerah, pribadi yang
masih memegang nilai-nilai integritas, serta pikiran-pikiran kreatif dan
inovatif. Namun ketika hal tersebut tidak dapat kita manfaatkan, maka potensi
yang kita miliki hanya akan menjadi momok yang mengkhawatirkan bagi kemajuan
negara. Kaum muda sudah sewajarnya menjadi tumpuan bagi harapan-harapan kaum
tua yang sudah terkubur oleh umur, menjadi pengganti akan tubuh-tubuh tua yang
telah terbakar usia. Oleh karena itu mulai detik ini sebagai kaum muda yang
berpotensi besar dalam kemajuan Indonesia, mari kita gerakan upaya dalam
mewujudkan kemandirian Indonesia.